ETIKA MENGGUNAKAN PONSEL

Sebagai makhluk sosial, manusia tidak lepas dari cara beretika, yaitu bersikap bagaimana agar sikap, perilaku dan tindakan kita yang keluar dalam wujud tindakan yang sopan, baik,  tidak mengganggu, tidak merugikan ataupun membahayakan orang lain.

Dalam penggunaan ponsel atau HP juga demikian, sebagai alat komunikasi yang hadir dalam dunia modern, penggunaannya tetap memerlukan etika.

Penggunaan ponsel yang tidak pada tempatnya dapat menimpulkan dampak negative baik karena kesalah pahaman akibat persepsi yang berbeda antara pengirim dan penerima pesan maupun dampak negative yang diterima orang lain yang berada disekitarnya, karena mendengar suara keras dari pengguna ponsel yang berteriak-teriak akibat sinyal yang lemah misalnya.

Karena penggunaan ponsel sendiri telah begitu familiar, digunakan oleh berbagai lapisan masyarakat, dampak negative yang ditimbulkan juga bervariasi, sesuai dengan penggunaan dan latar belakang pemakainya, berbagai tip dapat dilakukan agar dalam menggunakan ponsel dapat meminimalkan berbagai dampak negative yang mungkin timbul, seperti :

1. Matikan ponsel dalam kegiatan-kegiatan yang formal misalnya ibadah keagamaan, rapat, dan akad nikah. Acara formal karena kita menganggap acara itu sangat penting atau sebelumnya pada acara tersebut sudah diberitahukan terlebih dahulu dari yang punya acara untuk menonaktifkan ponsel.

Alternatif lain yaitu dengan menggunakan nada silent getar, sehingga kita dapat memilah telpon masuk yang akan kita jawab. Sehingga deringan ponsel kita tidak menganggu kekhusyukan suasana. Efek lain yaitu bahwa gelombang elektromagnetik dari ponsel yang berbunyi dapat saling bersinggungan dan menimbulkan feedback yang tak enak didengar.

2. Melakukan kontrol suara pada saat berbicara. Berbicara dengan suara yang keras sangat mengganggu orang lain apalagi di suasana yang membutuhkan ketenangan, seperti di sekolah, rumah sakit, dan ruangan kerja kantor. Bisa-bisa kita dianggap orang yang tidak punya sopan santun atau orang yang suka pamer, karena ponsel kita mungkin baru dibeli. Pada saat sinyal HP kurang baik atau saat kita berada di tempat-tempat umum yang cukup bising, sebaiknya juga dihindari berbicara dengan ponsel, karena sekeras apapun kita bicara, penerima akan sulit mendengarkan apa yang kita omongkan.

3. Selesaikan pembicaraan pada saat kita memasuki gedung atau bangunan, karena akan terjadi blankspot yang bisa memutuskan pembicaraan.

4. Jangan mengangkat telepon saat jamuan makan baik bisnis ataupun pribadi. Lebih baik meminta izin sebentar pada tamu anda dan pergi sebentar kesudut ruangan yang lebih sepi.

5. Jangan gunakan ponsel saat berada dalam kamar mandi. Suara anda akan terdengar keras, menggema karena efek gaung dari ruangan kamar mandi. Orang lain akan mendengar hal yang sedang kita bicarakan, sementara pihak penerima juga akan mendengr suara anda yang berbeda dari biasanya.

6. Saat menelepon seseorang tidak ada salahnya bila kita menanyakan kondisi orang tersebut apakah sedang dalam kondisi yang sibuk, tidak siap menerima telpon atau hal lainnya sehingga pembicaraan dapat berlangsung dengan baik sesuai dengan rencana.

7.Jangan gunakan ponsel saat berkendaraan.

Konsentrasi yang tinggi sangat dibutuhkan pada saat kita menyetir mobil atau motor. Baik konsentrasi dalam menjalankan kendaraan kita ataupun terhadap sekeliling kita. Menggunakan ponsel pada saat kita menyetir membuat konsentrasi kita berkurang, dan berkurangnya kendali dari kendaraan yang kita tumpangi karena tangan kita yang satu digunakan untuk memegang HP. Hal ini sangat membahayakan diri kita sendiri dan orang lain sesama pemakai jalan.

 

Tinggalkan sebuah Komentar